PURWODADI, Dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana alam akibat cuaca ekstrem, Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Purwodadi menjalin sinergi dengan Polsek Klambu. Kegiatan koordinasi tersebut dilaksanakan oleh jajaran Perhutani BKPH Penganten bersama Polsek Klambu di Kantor Polsek Klambu pada Jumat (24/04).
Kegiatan ini merupakan bentuk komunikasi dan koordinasi lintas sektor guna mengantisipasi potensi bencana alam yang dapat terjadi akibat intensitas curah hujan yang cukup tinggi dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan berbagai dampak seperti banjir, tanah longsor, maupun pohon tumbang yang dapat mengganggu keselamatan masyarakat serta akses jalan di sekitar kawasan hutan.
Dalam pertemuan tersebut, jajaran Perhutani BKPH Penganten dan Polsek Klambu berdiskusi mengenai langkah-langkah antisipatif yang dapat dilakukan secara bersama, mulai dari pemantauan kondisi wilayah hutan, peningkatan patroli di area rawan, hingga koordinasi cepat apabila terjadi kejadian darurat di lapangan.
Administratur KPH Purwodadi melalui Kepala BKPH Penganten, Arie Gunawan, menyampaikan bahwa sinergi dengan aparat kepolisian sangat penting dalam upaya mitigasi bencana, khususnya di wilayah yang berbatasan langsung dengan kawasan hutan.
“Dengan kondisi cuaca yang saat ini sering turun hujan dengan intensitas tinggi, diperlukan kewaspadaan bersama. Melalui koordinasi dengan Polsek Klambu ini kami berharap dapat memperkuat sinergi dalam memantau kondisi wilayah hutan serta mengantisipasi potensi bencana seperti banjir, tanah longsor, maupun pohon tumbang yang dapat membahayakan masyarakat,” ujarnya.
Arie juga menambahkan bahwa Perhutani terus berkomitmen menjaga kelestarian hutan sekaligus memastikan fungsi hutan sebagai penyangga lingkungan tetap terjaga, sehingga dapat meminimalkan risiko bencana di wilayah sekitar.
Sementara itu, Kapolsek Klambu AKP Raden Enggal Agung menyambut baik kegiatan koordinasi yang dilakukan bersama Perhutani tersebut. Menurutnya, kerja sama lintas instansi sangat diperlukan dalam menghadapi potensi bencana alam, khususnya pada musim penghujan.
“Kami sangat mengapresiasi koordinasi dari Perhutani. Sinergi ini penting untuk meningkatkan kesiapsiagaan bersama, baik dalam hal pemantauan wilayah maupun penanganan apabila terjadi kejadian bencana. Dengan komunikasi yang baik antara Polsek, Perhutani, dan masyarakat, diharapkan langkah-langkah penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan hubungan kerja sama antara Perhutani KPH Purwodadi dan Polsek Klambu semakin solid dalam menjaga keamanan wilayah serta meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi bencana alam di sekitar kawasan hutan.
Editor : Aris